Langkat, METRO 86
Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 (May Day) di Kabupaten Langkat berlangsung kondusif dengan diwarnai aksi damai dari Aliansi buruh dan mahasiswa, Jumat (1/5/2026).
Massa aksi yang tergabung dalam KAMMI Langkat, HIMMAH Langkat, dan Forum Diskusi Perkebunan Indonesia telah berkumpul di depan Kantor Bupati Langkat sejak pukul 09.00 WIB.
Aksi tersebut menarik perhatian dengan penampilan massa yang mengenakan kostum “Marsinah”, sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia. Dalam suasana tertib, para peserta menyampaikan orasi terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan di wilayah Langkat.
Di tengah jalannya aksi, Bupati Langkat H. Syah Afandin bersama Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo hadir langsung menemui massa. Kehadiran keduanya disambut antusias dengan sorakan dan tepuk tangan dari ratusan peserta aksi. Turut hadir bersama Bupati anggota DPRD Langkat Fraksi PDIP Juriah dan Sunarman dari Fraksi Gerindra.
Koordinator aksi, Bayu, menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pembentukan satuan tugas (satgas) khusus ketenaga kerjaan, penghapusan sistem outsourcing, pengesahan undang-undang ketenagakerjaan sesuai putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 68 Tahun 2023, serta penghentian intimidasi dan kriminalisasi terhadap aktivis buruh dan pejuang HAM di seluruh perkebunan di Kabupaten Langkat.
“Kami hari ini hadir menyampaikan aspirasi secara damai dan terbuka. Ini adalah momentum untuk memperjuangkan hak-hak kesejahteraan buruh,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Syah Afandin mengajak massa aksi untuk duduk bersama dan berdialog secara langsung. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai.
“Terima kasih telah menyampaikan aspirasi ini dengan tertib. Kita sedang merumuskan formulasi untuk membentuk satgas khusus ketenagakerjaan, karena ini sangat penting demi kesejahteraan buruh,” ucapnya.
Lebih lanjut, Syah Afandin menegaskan komitmennya untuk meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat. Ia optimistis bahwa kebijakan ke depan akan lebih berpihak kepada buruh.
“Saya akan sampaikan tuntutan ini ke pemerintah pusat. Saya yakin di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, kesejahteraan buruh akan semakin diperhatikan,” tegasnya.
Di akhir pertemuan, Bupati Langkat juga mengingatkan agar para buruh tidak ragu melaporkan jika mengalami intimidasi atau ancaman dari pihak perusahaan akibat keikutsertaan dalam aksi tersebut.
“Laporkan kepada saya jika ada perusahaan yang mengancam kalian karena aksi hari ini,” tegasnya kembali.
Selain Aliansi Buruh dan Majahasiswa yg melakukan aksi memperjuangkan hak-hak buruh tanggal 1 mei 2026 yang lalu, pada hari ini Minggu,3 Mei 2026 ada juga kelompok Serikat Buruh yang memperingati Hari Buruh ( May Day ) bersama Disnaker Kab.Langkat. Kegiatannya dari tahun ke tahun hanya bagi-bagi sembako dan kupon hadiah yang dibagi-bagi kan kepada peserta melalui Panitia Pelaksana.
Kegiatannya lebih santai dan tidak ada orasi untuk memperjuangkan hak-hak buruh yang masih banyak belum dipenuhi perusahaan. Seolah-olah nasib buruh di Kab.Langkat sudah aman dan sejahtera.
Menanggapi terkait peringatan May Day tersebut Tokoh Masyarakat Kab.Langkat sekaligus Mantan Ketua Alwasliyah Kab.Langkat Drs.Agus Triwindu Jaya mengatakan bahwa dengan kegiatan yang sifatnya seremonial tersebut kesannya buruh di Kab.Langkat sudah sejahtera semua dan tidak ada lagi yang perlu diperjuangkan.
Seharusnya peringatan May Day dijadikan momentum untuk memperjuangkan hak-hak dan aspirasi Buruh di Kab.Langkat yang hingga hari ini masih banyak belum sejahtera sebagaimana yang ditunjukkan Aliansi Mahasiswa dan Buruh yang melakukan aksi beberapa hari yang lalu. Banyak hal Harusnya yang bisa dilakukan seperti melakukan RDP atau audensi ke DPRD Langkat untuk menyampaikan aspirasi para Buruh baik di perkebunan maupun di perusahaan- perusahaan lainnya, terkait upah dan status buruh. Semua persoalan dan hak-hak buruh harus di tabulasi untuk dijadikan agenda penyampaian aspirasi kepada DPRD Langkat dan Bupati Langkat, tutup Agus TJ dalam tanggapannya.
Serikat Buruh di Kab.Langkat sangat banyak, diharapkan kedepannya masing-masing Serikat Buruh mampu memperjuangkan dan meningkatkan kesejahteraan buruh yang tergabung dalam serikatnya masing-masing.
( Rahmad )

0 Komentar